Ulasan Tentang Bahan Onyx dan Marmer

3d printer indonesia

Ulasan Tentang Bahan Onyx dan Marmer – Marmer dalam bahasa Inggris disebut marmer, sering disebut juga pualam 3d printer, bertekstur granoblastik, yang sebagian besar terdiri dari mineral kalsit dan dolomit merupakan hasil kontak atau metamorfosis regional dari jenis batu kapur. Oleh karena itu jenis marmer sangat bergantung pada jenis batuan asalnya.

Warna asli marmer adalah putih, namun terdapat kotoran yang membuat warna marmer menarik, seperti warna kehijauan, abu-abu, atau kecoklatan.Mineral pengotor antara lain grafit yang memberi warna hitam-coklat, pirit, ilmenit memberi warna coklat kemerahan, klorit memberi warna hijau. Kadang juga ditemukan dalam jumlah kecil mineral lain. Berikut ulasan tentang markforged Onyx dan Marmer.

Yaitu dolomit, kuarsa, mika, klorit, plagioklas, epidot, diopsid, piroksen, tremolit, wolastonit, visuvianit, forsterit, olivin, bedak, brucite, serpentin, dan periklas. Berdasarkan penggunaannya, marmer dibedakan menjadi dua jenis, yaitu marmer ordinario untuk bangunan, dan marmer statuario untuk patung. Meskipun dalam terminologi geologi istilah onyx pada awalnya digunakan untuk merujuk pada bahan yang tersusun dari silika.

Onyx dan Marmer

markforged 3d printer

Ada berbagai macam arti yang berhubungan dengan istilah onyx. Awalnya diartikan sebagai ragam kalsedon, seperti agat yang memiliki lapisan warna berbeda namun warnanya selalu lurus dan sejajar (seperti hitam putih, hitam dan merah, putih dan merah atau putih dan coklat). Onyx sebenarnya sering disebut sebagai “onyx obsidian”.

Batuan ini banyak digunakan sebagai batu permata. Dalam perkembangan selanjutnya, ragam hias yang berasal dari batugamping kristal disebut juga dengan onyx. Onyx ini sering disebut sebagai “marmer onyx”. Onyx ini berasal dari batugamping berbentuk kristal seperti stalaktit, stalagmit, travertine atau yang telah mengalami proses metamorf, terdiri dari mineral kalsit dan bagian dari aragonit, dengan tampilan lapisan menyerupai oniks obsidian.

Saat ini orang lebih mengenal onyx dari batugamping atau marmer dibandingkan dengan onyx dari silika. Berdasarkan penggunaannya, marmer dibedakan menjadi dua jenis, yaitu marmer ordinario untuk bangunan, dan marmer statuario untuk patung. Marmer jika digergaji dan dipoles menunjukkan citra yang bervariasi dan dikenal dengan istilah tekstur.

Selain itu keretakan rambut sering terjadi pada marmer poles dan hal ini akan menurunkan kualitas marmer. Untuk mendeteksi adanya retakan rambut di permukaan marmer, teteskan dengan cairan berwarna. Jika ada rambut retak, cairan berwarna akan merembes melalui pori-pori halus. Marmer tidak tahan asam atau air hujan.

Apa bahan yang terkandung dalam onyx?

Oleh karena itu material yang terbuat dari marmer harus terlindung dari sinar matahari atau air hujan agar polesannya akan bertahan lama. Dari pemetaan yang telah dilakukan, marmer dan onyx hanya tersebar di Dusun Alas Kembang, Desa Jurangjero dan sekitarnya, Kecamatan Bogorejo. Marmer terpapar di Kecamatan Bogorejo berada di bagian utara dekat Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang.

Singkapan ini terletak di perbukitan yang membentang dari barat-timur dengan morfologi bergelombang yang merupakan bagian dari Zona Pegunungan Rembang. Marmer tersebut dilipat ke arah barat timur membentuk struktur lipatan. Ketebalan marmer ini berkisar lebih dari 70 m. Ciri fisik lapangan adalah kecoklatan / putih krem, padat dan keras, banyak ditemukan fosil karang dan alga.

Di beberapa tempat membentuk struktur lapies, dan mineral glauconite hijau keputihan ditemukan. Marmer dan onyx hadir secara lokal di antara batugamping, yang dicirikan oleh sifat fisiknya yang lebih keras. Beberapa marmer menunjukkan warna yang relatif transparan, kristal dan berlapis baik yang dikenal sebagai marmer onyx. Demikian ulasan tentang bahan onyx dan marmer semoga bermanfaat.